Conan The Barbian

RESENSI FILM: CONAN THE BARBARIAN – SANG MANUSIA PERKASA KEMBALI DIHADIRKAN KE LAYAR LEBAR


(Epochtimes.co.id)

Sutradara : Marcus Nispel
Pemain : Jason Momoa, Rachel Nichols, Stephen Lang
Produksi : Lionsgate
Rating : (3 / 5)

“Saya hidup, Saya cinta, Saya membunuh, dan Saya puas.”  —Conan the Barbarian

Kalimat pendek itu terasa seolah begitu dalam. Sebenarnya, jika kita kembali pada masa-masa remaja, ketika membaca buku-buku cerita Conan, di masa itu para penggemar cerita sangat mendambakan sosok karakter yang menampilkan sisi maskulinitas. Dan selama periode 1970-an, tokoh Conan si Manusia Barbar berhasil mengisi kekosongan tersebut.

Kisah Conan tentunya akan sangat tidak diminati oleh para perempuan maupun para penggemar kisah-kisah romantis, namun bagi remaja laki-laki yang sangat mendambakan serial aksi yang maskulin, membaca cerita Conan di kala itu akan terasa layaknya berada di awang-awang.

Lalu yang menjadi pertanyaan, apakah film ini akan sesukses film pertama yang dibintangi oleh Arnold Schwarzenegger?

Pemeran Conan kali ini adalah Jason Momoa, seorang lelaki setinggi 190 cm. Walaupun ia tidak memiliki otot sebesar Arnold, yang telah 7 kali meraih gelar Mr. Olympia, namun banyak pihak yang menilai penampilan Jason cukup impresif. Ia dianggap memiliki kualitas akting yang lebih baik ketimbang Arnold kala itu. Sebenarnya akting Arnold kala itu sudah cukup baik, namun Jason dinilai dapat lebih menjiwai peran sebagai Conan ini. Dan yang terutama, wajahnya adalah 100 persen Conan, dengan alis besar khas Neanderthal (jenis manusia purba yang telah punah), sesuai penggambaran seniman terkenal Frank Frazetta tentang Conan. Benar-benar casting yang sempurna.

Ini adalah sebuah kisah tentang perjuangan seorang prajurit untuk menyelamatkan bangsa Hyboria dari perbudakan oleh sang penguasa jahat. Sang penguasa jahat, yang diperankan oleh Stephen Lang, terkesan mirip dengan karakter Sauron dalam The Lord of the Rings (LOTR), namun di sini dia berhasrat mendapatkan sebuah topeng, bukannya sebuah cincin. Dan di awal cerita, Conan muda diajarkan cara-cara bermain pedang oleh sang ayah, yang diperankan oleh Ron Perlman.

Yang juga terasa mirip seperti LOTR adalah upaya Conan untuk membawa sepenggal kisah masa lalunya yang hilang, ke kehidupannya sekarang. Namun, yang sedikit membedakan adalah faktor sang penulis, yaitu J.R.R.Tolkien (penulis LOTR) yang mampu menciptakan sebuah dunia mengejutkan, dengan memberikan kesan yang teramat mendalam pada latar belakang, konteks, koneksi, dan makna di balik setiap detail. Sedangkan bagi Anda yang merupakan penggemar cerita Conan pasti mengetahui, di samping adegan seru dari perkelahian, selebihnya adalah percakapan yang terasa cukup membosankan.

Leo Howard dan Ron Perlman, dalam adegan dari film fantasi-petualangan Conan the Barbarian.  (SIMON VARSANO/LIONSGATE PUCBLICITY)

Film ini pun memiliki adegan pertempuran klimaks yang hampir sama dengan film-film aksi lainnya, mulai dari Kenneth Branagh’s Henry V, Braveheart, The Lord of the Rings, 300, hingga Pirates of the Caribbean. Bahkan terdapat pula setting yang menyerupai “Pertambangan Moria” dari film LOTR, yang penuh dengan tentakel pengintai di dalam air.

Namun, meskipun film ini banyak mengambil setting dari film-film sukses di masa lalu yang sudah pernah kita tonton semuanya, tokoh Conan the Barbarian tetap saja memiliki nuansa sensual yang memiliki pesona tersendiri. Film ini murni fiksi, namun tampilan visual yang sangat diperhatikan dengan detail dan terkesan mencolok, meskipun membuat film ini tampak indah secara visual, namun miskin dari segi konten cerita.  (Mark Jackson / The Epoch Times / osc)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s